Showing posts with label DPW PKB Banten. Show all posts
Showing posts with label DPW PKB Banten. Show all posts

PKB Banten - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten  tengah menggodok nama-nama kader potensial dari internal partai untuk menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tiga daerah di Banten. Tiga daerah yang akan melangsungkan Pilkada tahun 2020 antara lain Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kota Tangerang Selatan.

“Ini saatnya PKB memberanikan diri untuk mengusung kader internal, entah itu di posisi calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah,” kata Ketua DPW PKB Banten Ahmad Fauzi.

Hasil perolehan PKB pada pemilu 2019 belum lama ini, kata dia, menjadi pertimbangan arah politik PKB dalam Pilkada 2020. Selain itu, pembenahan secara struktural partai terus dilakukan untuk lebih memperkokoh jaringan partai berbasis NU tersebut.

“Kami harus berhitung juga, memang ini momentum bagi kami untuk tampil mengusung kader internal, namun hal itu jangan sampai cuma ambisi. Makanya kami juga lihat survei internal, jika potensinya bagus maka kami akan majukan kader kami,” jelasnya.

Untuk sekadar tahu, di Provinsi Banten, ada tiga daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Banten menggelar pelatihan kepada para Anggota Dewan terpilih pada 6-7 Juli bertenpat di Wisma Kemnaker Ciloto, Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh caleg terpilih se provisi Banten. Pada kesempatan itu Ketua DPW PKB Banten, Ahmad fauzi "Menerangkan bahwa caleg terpilih hari ini akan dibimtek terlebih dahulu agar mengetahui secara pasti tugas pokok dan fungsi yg ada di parlemen." Ujar Fauzi


Kegiatan yang bertajuk DIK - DUK : didik sebelum duduk dilantik, yang dilakukan selama dua hari ini diharapkan mampu membentuk Dewan yang terbaik dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.




Jelang Pilkada serentak 2020, Partai Kebangkitan Bangsa mulai mempersiapkan internal untuk maju dalam pemulihan calon bupati/walikota di 4 wilayah Banten.

Ketua DPW PKB Banten Ahmad fauzi mengatakan, saat ini partai besutan Gusdur yang dinahkodai oleh Cak Imin ( A Muhaimin Iskandar) sedang menyiapkan kadernya untuk siap maju dalam pilkada 2020 mendatang.

“PKB akan fokus mengkaji untuk mengutamakan kader internal PKB atau NU untuk diusung menjadi calon kepala daerah di kabupaten/kota pada pilkada serentak 2020,” ungkap Ahmad Fauzi dalam keterangan persnya, Rabu (19/6/2019).

Namun diakui Fauzi bahwa kursi PKB belum sepenuhnya cukup untuk mengusung calon kepala daerah sendiri. Maka PKB akan melakukan penjajakan koalisi dengan partai lain.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan komunikasi awal dengan para ketua parpol. PKB yakin akan dapat kawan koalisi karena selama ini PKB memiliki hubungan yang baik dengan sesama pimpinan parpol,” ujarnya.

Diketahui, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang,  dan Kabupaten Serang yang akan menyelenggarakan pilkada 2020.

Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Tangerang Selatan, Kristianto S.N Mengatakan saat ini Partainya sedang memetakan koalisi partai politik yang ideal untuk mengusung calon di Pilkada 2020 mendatang.

“Kami sedang membangun komunikasi dengan para pimpinan partai politik sebagai salah satu upaya untuk memenuhi syarat kuota kursi mencalonkan walikota dan wakilnya,” kata Kris sapaan akrabnya.

Adapun beberapa bakal calon kandidat yang saat ini bermunculan sebagai berikut,
Kota Tangsel:
1. Benyamin Davnie (Wakil Walikota Tangsel)
2. Heri Gagarin (Ketua DPC PDIP Tangsel)
3. Muhammad (Sekda Tangsel)
4. Dudung E. Diredja (Direktur PT. PITS)
5. Andiara Aprilia Hikmat (Anggota DPD asal Banten)
6. Siti Nur Azizah (putri KH. Ma’arif Amin)
7. Suhendar (Lembaga Swadaya Masyarakat)
8. Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (Ketua DPP PSI)
9. Siti Khodijah (Politisi PKS)

Kota Cilegon
1. Edi Ariadi (Walikota Cilegon)
2. Ali Mujahidin (Ketum PB Al-Khairiyah)
3. Reno Yanuar (Ketua DPC PDIP Cilegon)
4. Syihabudin Sidik (Politisi Gerindra)

Kabupaten Serang
1. Ratu Tatu Chasanah (petahana)
2. Masrori (Ketua DPW PAN Banten)
3. Najib Hamas (politisi PKS)
4. Gembong R Sumedi (wakil ketua DPRD Serang)
5. Sofwan (anggota DPRD Banten asal Gerindra)
6. Eko Susilo (Sekretaris DPD Demokrat Banten)

Kabupaten Pandeglang
1. Irna Narulita (petahana)
2. Krisyanto (musisi)
3. Toni Fatoni (politisi PKB)
4. Syadeli Karim (Ketum PB Mathla’ul Anwar)
5. Yoyon Sujana (Ketua Demokrat Pandeglang)
6. Lucky Hardian (Wakil Bendaha PAN Banten)
(Abi)
Peringatan 10 Muharram 1440 H DPW PKB Banten
PKBNews - serang, Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Banten, menggelar Peringatan 10 Muharram 1440 Hijriah, melalui santunan untuk 200 anak yatim-piatu yang berasal dari wilayah Serang dan sekitarnya, di Jl. Ki Ajurum No.06, Cipocok Jaya, Kota Serang,(20/9).
Erdi Bachtiar Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Banten mengatakan, santunan yatim piatu tersebut digelar lantaran Muharram adalah Bulan penuh keutamaan.
“Muharram menjadi mulia dan membumi, Banyak tradisi dan budaya Masyarakat kita dalam rangka menyambut Muharram, untuk saling membantu antar sesama, terutama kepada kaum mustad’afin dan yatim piatu saat bulan Muharram.” Ungkapnya.
Ia berharap dengan kegiatan tersebut mendapatkan kemudahan dan keutamaan dari bulan Muharram.
“Atas keutamaan menyantuni anak yatim tersebut, PKB dalam mengarungi perjuangannya selalu mendapat kelancaran, keberkahan dan kesuksesan dalam menjalankan nilai-nilai perjuangan, untuk menciptakan Masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera dalam bingkai Rahmatan lil alamin.” Tandasnya.
Selain itu ia juga mendo’akan agar Ketua Umum PKB senantiasa dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan aktifitasnya.
“Kita juga mendo’akan agar Ketua Umum kita, Bapak Abdul Muhaimin Iskandar atau yang biasa dipanggil Cak Imin, senantiasa sehat wal afiat, sukses memimpin PKB dalam naungan izin dan ridho Allah SWT.” Pungkasnya.
PKBNews - SERANG, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten gelar pelantikan pengurus PKB dan pembekalan bakal calon legislatif (Bacaleg) se-Provinsi Banten, di Hotel Ultima Horison Ratu, Kota Serang, Minggu (22/4/18).
Acara hari ini merupakan acra pelantikan DPW, dan Bacaleg Banten , sebelum Bacaleg diberikan pendidikan setelah itu kita kasih no urut , dan kalau masa pendidikanya kurang kapasitas, akan kita anulir no urutnya.
“Dari awal ada pendidikan yang kita laksanakan penugasan pada masyarakat dalam melakukan silaturahmi kepada masyarakat agar menyerap dari ulama kiyai para masyarakat
Seperti mengadakan simulasi kerja DPRD,” kata Ketua DPW PKB Ahmad Fauzi pada saat wawancara di acara Pelantikan DPW.
Anggota Bakal Calon Dewan harus siap dan mengetahui tugas pokok atau fungsi dari DPRD, jangan sampai nanti pada saat duduk di kursi dalam mengerjakan fungsi dan anggaran, serta pengawasan di legislatif itu yang kita hawatirkan.
“Target kursi 17 dari potensi sementara, kalau 10 kursi saya optimis, kalaupun
kelebihan calon kita akan kasih penugasan ojektif dan kitapun akan mengawal aktifitas tahapan itu,” ucapnya.
Sementara itu dengan bergabungnya mantan Walikota Cilegon, bahwa Partai PKB itu Partai terbuka diterima oleh Gusdur, Cakimin yang Nasional dan Relijius termasuk agama islam, dari agama apapun saya terima asalkan berasal dari Warga Indonesia dan sesuai dengan UU, dengan bergabungnya mantan Walikota Cilegon berarti Partai PKB, partai benar.
“Harapan kita Calon PKB harus sudah siap, paling tidak setelah dia duduk dia bisa berkerja dengan baik, ada dua hal pembekalan bagaimana mereka bisa memenangkan pertarungan
,dan ada juga pembekalan teknis menjadi anggota kemenangan DPRD,” harapnya. (Sunah)
M. Husen Sekwil DPW PKB Banten
PARA penyebar berita hoax atau berita bohong yang berkembang melalui jaringan media sosial ingin menciptakan keresahan di masyarakat. Karena itu aparat penegak hukum harus tegas menindak mereka yang menyebarkan hoax, siapapun mereka.
  
"Karena itu, kepolisian tentu harus bersikap tegas untuk menangkap pelaku penyebar berita palsu," kata Sekertaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten Muhammad Husen di Lebak, Rabu (7/3/2018).

Menurut Husen, selama ini, kasus penyebar berita hoax sangat meresahkan masyarakat setelah kepolisian mengungkap adanya keterlibatan kelompok Muslim Cyber Army (MCA) dan kelompok Saracen.

Kedua kelompok itu di balik maraknya menyebarkan ujaran kebencian dan hoax tentang penyerangan terhadap kiyai dan ulama juga kebangkitan PKI yang dipersenjatai.

Munculnya berita hoax itu tentu berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat juga berkeinginan negara tidak aman.

PKB Banten mendesak Mabes Polri segera menangkap dalang penyebar berita hoax dan ujar kebencian bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Kemungkinan kedua kelompok penyebar berita palsu disinyalir adanya aktor yang membiayai untuk menciptakan seolah-olah negara tidak aman.

Apabila, negara itu tidak aman maka munculnya figur pemimpin yang bisa menjamin kedamaian dan keamanan.

Sebab, saat ini mendekati Pemilu 2019 sehingga mereka menciptakan keresahan di masyarakat melalui jaringan media sosial, seperti facebook, istagram, BBM, youtube, video, twitter dan lainnya.

"Kami minta kepolisian terus bekerja keras untuk menangkap pelaku-pelaku penyebar berita bohong dan ujar kebencian," katanya. 

Menurut dia, pelaku penyebar berita tanpa fakta dengan memfosting berita bohong adanya kelompok yang melakukan penyerangan terhadap ulama, kiyai dan kebangkitan PKI. 

Mereka sengaja menyebar berita-berita bohong guna menimbulkan keresahan, ketakutan sehingga menjatuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Maraknya berita-berita bohong di media sosial itu tentu masyarakat harus waspada dan teliti darimana sumber informasi tersebut.

Selain itu juga masyarakat jangan sampai melakukan share atau memposting ke media sosial karena kahwatir berita bohong.

Sebab, kata Anggota DPRD Kabupaten Lebak ini, jika mereka menyebarkan berita bohong tentu akan berhadapan dengan hukum dan akan dijerat Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman penjara tiga tahun.

"Kami minta masyarakat waspada menghadapi berita-berita bohong dan ujar kebencian dan kita serahkan kepada aparat keamanan," tandas Husen.
Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) foto bersama dengan SRIPECI (Srikandi Sahabat Pendukung Cak Imin) di Lebak, Banten, Minggu (11/2). (Foto: Istimewa)

LEBAK - Kunjungan Panglima Santri Nusantara Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke Kabupaten Lebak dalam rangka menghadiri peresmian Museum Multatuli dimanfaatkan oleh Pasukan Hijau Sahabat Pendukung Cak Imin (SAPECI) untuk silaturahim dan berdiskusi langsung dengan Cak Imin dan rombongan.

Kedatangan Cak Imin langsung disambut oleh SRIPECI (Srikandi SAPECI) di Hotel Katineung. Keakraban para pendukung bersama Cak Imin semakin terlihat saat Ketua Umum PKB itu meluangkan waktu untuk foto bersama.

"Kami ikut terlibat dengan para Fungsionaris DPC PKB Lebak sejak semalam tadi untuk membantu merapikan atribut serta beberapa spanduk menyambut kedatangan Cak Imin," Ungkap Musa, Sekretaris Umum SAPECI.

Sebelumnya, Cak Imin dijadwalkan akan berkunjung ke Sekretariat SAPECI. Namun, pasca menghadiri acara peresmian Museum Multatuli, agenda tersebut dibatalkan karena terganjal jadwal yang padat.

"Saya mengapresiasi Kehadiran Cak Imin dalam rangka ikut meresmikan museum Multatuli, legenda Lebak yang Menasional Eduard Douwes Dekker (Multatuli) mampu menyedot perhatian Cak Imin untuk datang ke Lebak. Padahal tokoh bangsa lain banyak yang berharap diundang," ungkap Ketua SAPECI, Arwan.

Sidoarjo - Putra kiai (Gus) se-Jawa Timur yang tergabung dalam Forum Nahdliyin Bersatu (FNB) meminta Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) maju dalam Pilpres 2019. Cak Imin diyakini mampu membuat perubahan.

"Melalui forum ini, kami dari keluarga pesantren dan aktivis muda NU meminta kesediaan Cak Imin untuk tidak ragu, Cak Imin harus berani menerima dukungan warga NU di seluruh Indonesia yang menginginkannya maju dalam pilpres, baik sebagai capres maupun cawapres," kata Koordinator Forum Nahdliyin Bersatu wilayah Jawa Timur, H Abdus Salam Sokhib, dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/2/2018).

Gus Salam, sapaan akrab Abdus Salam, menyebut Cak Imin sebagai representasi NU. Dia berharap perekonomian warga NU bisa terangkat jika Cak Imin terpilih sebagai presiden ataupun wapres.

"Kami ingin memastikan kesediaan Cak Imin untuk menerima mandat dukungan yang isinya adalah memperjuangkan dan menjamin agar warga NU bisa bangkit secara ekonomi sehingga bisa lebih sejahtera dan bermartabat," beber Gus Salam.

Dia menyebut pihaknya merasa prihatin atas kondisi warga NU yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Padahal, menurut Salam, jumlah nahdliyin hampir separuh dari jumlah penduduk Indonesia.

"Artinya, separuh dari penduduk Indonesia masih berada di bawah kemiskinan," tegas Gus Salam.

Lebih jauh Gus Salam menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan tingkat kesejahteraan warga NU masih sangat rendah. Salah satunya kebijakan pemerintah yang masih mengimpor beras.
Jakarta - Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengkritik rencana penerbitan perpres soal pemotongan gaji PNS untuk zakat sebesar 2,5 persen. Seolah-olah, apabila aturan itu benar dilaksanakan, pemerintah seperti menjadi vacum cleaner.

"Jika isi perpres seperti yang diungkapkan Menag, dia akan ambigu karena pungutan zakat wajib, tapi pelaksanaannya opsional. ASN boleh berkeberatan untuk dipungut," kata Cak Imin dalam keterangannya, Jumat (9/2/2018).

Selain itu, menurut Cak Imin, aturan pemotongan gaji PNS itu membuat pemerintah memonopoli sebagai amil zakat. Padahal pemerintah sudah melakukan hal itu sebagai lembaga pemungut pajak.

"Dengan cara ini, terjadi double taxation: ASN muslim akan menanggung beban ganda, ya bayar pajak ya bayar zakat. Padahal ada aturan bahwa zakat bisa menjadi komponen pengurang pajak dan sebaliknya. Menurut Kiai Masdar, bayar pajak kalau diniati zakat sudah menggugurkan kewajiban agama," tutur Cak Imin.

"Perpres berpotensi meng-qoth'i-kan (membuat pasti) perkara dzonny (belum pasti) karena zakat profesi masih diperselisihkan ulama. Ulama masih ikhtilaf (berbeda pendapat) apakah pendapatan profesi, termasuk ASN, masuk objek zakat. Ruang mutasyabihat (samar) tidak boleh dijadikan muhkamat (jelas) oleh otoritas karena ada ada kaidah rofa'ul hakim yarfa'ul khilaf: keputusan pemerintah menghapus perbedaan," sambungnya.

Cak Imin menyatakan tugas negara sebaiknya menjadi fasilitator untuk memastikan 'amil-amil zakat swasta' saja. Bukan langsung menjadi amil itu sendiri.

"Negara sebagai amil tunggal sudah dilaksanakan di ranah pajak," ujar Cak Imin.

"Peruntukan dana zakat 2,5 persen juga dapat membingungkan terkait siapa pengelolanya dan buat apa peruntukannya. Sebab, di tengah defisit anggaran untuk menggenjot infrastruktur, pemerintah terkesan menjadi vacuum cleaner, tukang sedot duit rakyat. Persepsi ini bisa merusak kredibilitas pemerintah," pungkas mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini. 
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara meyakinkan lancar dan sukses mengikuti alur verifikasi faktual yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di seluruh Indonesia.

Koordinator verifikasi PKB, Nihayatul Wafiroh menuturkan, dari 34 Provinsi se Indonesia seluruhnya memenuhi syarat. Sementara tingkat Kabupaten/Kota juga telah melebihi ketentuan 75 persen sesuai Peraturan KPU (PKPU).

“Alhamdulillah seluruh DPW (tingkat Provinsi) dan DPC (Kab/Kota) sudah mengikuti verifikasi faktual. Hasilnya juga sangat memuaskan,” kata Nihayah kepada radarbangsa.com, Rabu 7 Februari 2018.

Nihayah menjelaskan, dari 34 DPW PKB mayoritas diantaranya memenuhi syarat 100 persen. Artinya seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi tersebut lolos verifikasi faktual.

Sementara beberapa Provinsi lainnya, lanjut Wakil Sekjen DPP PKB ini juga sudah melebihi ketentuan 75 persen yang dipersyaratkan KPU.

“Ini prestasi buat kita. Tentu sangat baik dan saya bersyukur teman-teman tim verifikasi PKB telah bekerja keras dan hasilnya membanggakan,” tegas Nihayah.

Dikatakan Nihayah, kelancaran verifikasi faktual tersebut menjadi bukti soliditas seluruh kader PKB yang dikomandani oleh A Muhaimin Iskandar ini.

“Semua ini (verifikasi faktual) lancar menunjukkan kalau PKB mulai pusat hingga daerah solid, dan PKB siap menjemput kemenangan 2019,” kata Nihayah.

Nihayah menambahkan, seluruh DPW dan DPC tersebut juga sudah mengantongi Berita Acara Memenuhi Syarat dari KPUD masing-masing.

Kendati demikian, ia meminta seluruh jajaran PKB untuk bersabar menunggu keputusan resmi dari KPU. Walaupun masing-masing daerah telah memegang Berita Acara itu, namun pengumuman resmi KPU pusat baru akan disampaikan 17 Februari mendatang.

Setu – Seorang tukang tambal ban asal Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendaftarkan diri menjadi calon legislatif melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk pemilu 2019 mendatang.

Diketahui pengusaha muda tersebut adalah Ahmad Alamsyah berusia 30 tahun yang keseharian juga aktif di Karang Taruna.

Ahmad menceritakan, ketertarikannya untuk terjun di dunia politik dan menjadi legislatif di tahun mendatang, karena ia ingin menjadi perwakilan kepentingan pemuda yang saat ini dinilainya masih minim untuk diwujudkan.

“Karena saya ingin menyampaikan aspirasi nya anak muda dan anak muda Tangsel ini kebanyakan bakatnya usaha. Dan saya pikir karena ini jamannya politik saya ingin melalui PKB membuka jalur buat mewujudkan impian kedepan anak muda,” kata AA sapaan akrabnya saat dihubungi, Minggu (4/2/2018).

Ia melanjutkan, tekadnya untuk menjadi legislatif menjadi kesempatannya untuk mewujudkan aspirasi wong cilik (orang kecil) yang berpenghasilan rendah seperti dirinya.

“Konstitusi negara kita juga tidak melarang bahwa profesi sebagai tukang tambal ban atau dengan kategori orang yg berpenghasilan rendah itu tidak boleh ikut nyaleg ya, kan? Justru saat ini merupakan kesempatan bagi orang-orang kecil seperti saya untuk bangkit dan menang,” tuturnya.

AA mengatakan, alasan dirinya mencalokan melalui partai besutan Gusdur karena PKB adalah berawal dari para ulama yang menjunjung nilai agama. Selain itu, dirinya dalam mencalonkan legislatif melalui PKB tidak dikenakan biaya ataupun mahar politik alias gratis.

Sementara di tempat terpisah, Ketua PAC PKB Kecamatan Setu, Kristianto S.N membenarkan AA yang menjadi anggotanya mendaftar caleg untuk daftar pemilihan (dapil) Kecamatan Setu-Serpong. 

Ia pun mengapresiasi dengan adanya masyarakat dari kelas ekonomi menengah kebawah mendaftarkan diri sebagai caleg di PKB, menandakan esensi demokrasi di Kecamatan Setu berjalan dengan baik.

“Betul, saya beserta beberapa rekan-rekan ikut mengantarnya ke kantor DPC PKB Tangsel untuk melakukan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Tangsel dari dapil Setu-Serpong,” katanya.

Kristianto S.N menambahkan, bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa partai PKB siap mendorong dan menjadi mitra masyarakat untuk memenuhi hak-hak politik sebagai warga negara Indonesia.

“Silakan ke PKB, semua masyarakat berhak untuk memilih dan dipilih, tidak terkecuali dari suku bangsa manapun dan agama apapun,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, pendaftaran bakal caleg di PKB tidak dipungut biaya. Hal ini juga sesuai yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP PKB Drs. A. Muhaimin Iskandar agar PKB selalu membumikan politik yang Rahmatan Lil Alamin (menjadi rahmat bagi semesta alam) dan menjadi partainya wong cilik.

PKBNews - SINAR terang yang menyelimuti karir politik Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr HA Muhaimin Iskandar atau Cak Imin harus terus mendapat dukungan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Apalagi Cak Imin didorong oleh berbagai elemen masyarakat di Indonesia untuk maju menjadi calon wakil presiden (Cawapres) 2019.
 
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, KH Nurul Huda Djazuli , seluruh alumni pesantren Ploso dan seluruh warga NU untuk bersatu menyukseskan langkah Cak Imin menuju kursi wapres 2019.
 
"Ada kerinduan dari kiai dan warga NU akan lahirnya pemimpin bangsa ini dari kalangan NU," kata Kiai Huda, di sela-sela silaturahim Pengasuh Pesantren se Jawa Timur (Jatim) di Kediri, Selasa (6/2/2018).
 
Kiai Huda mengatakan bahwa kekuatan NU terletak pada kekompakan para kiai dan warganya dalam konsep jamaah. Menurutnya, sudah saatnya kader NU menjadi pemimpin Indonesia.
 
"Kemenangan itu hanya bisa dicapai melalui jamaah, karena NU itu ya jamaah," katanya.
 
Karena itu, Kiai Huda mengingatkan para kiai NU se Jatim kompak mendukung kader-kadernya dalam Pilkada, Pileg maupun Pilpres.
 
"NU kalau mau menang ya kuncinya kompak dalam satu shof, kita uji kekompakan ini mulai dari Pilgub Jatim untuk Gus Ipul," tandas Kiai Huda.