SERANG --Sekitar 1.056 peserta dari 70 Sekolah Dasar (SD) di Provinsi
Banten mengikuti kompetisi besar tim Klinik Pendidikan MIPA (KPM)
Cabang 6 Serang, Ahad (28/1). Jumlah peserta dalam acara yang bertajuk
Jawara Matematika Banten (JBM) ke-2 tahun 2018 ini membludak.
Panitia
menggandeng dua sekolah sekaligus sebagai lokasi penyelenggara, yakni
SDI Al Azhar 10 Serang dan SMPI Al Azhar 11 Serang. Kepala Pelatihan dan
Lomba KPM Pusat, Asep Sapa’at mengatakan kepada semua peserta untuk
menikmati jalannya kompetisi sebagai upaya membentuk manusia yang pintar
dan berbudi pekerti luhur.
"MenjadI juara itu
penting. Namun, menjadi juara dengan cara yang jujur itu jauh lebih
penting." ujar pria yang akrab disapa Kang Asep ini.
Tepat pada pukul 09.00 WIB, pelaksanaan kompetisi dimulai. Selama
acara tes berlangsung, panitia juga mengadakan seminar pendidikan dengan
topik 'Menjadikan Anak Hebat dengan Cara Berpikir Suprarasional' yang
disampaikan oleh Asep Sapa’at.
Ide menerapkan JMB ini
disampaikan Erma Farah Chamidah selaku kepala cabang. JMB merupakan
kompetisi matematika tahunan yang diperuntukkan bagi pelajar SD di
Provinsi Banten. Disamping itu, event ini juga sebagai ajang
menyebarkan metode pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) agar
semakin diminati para pelajar yang belum menyenangi matematika.
Ketua
Panitia Edi Rohaedi mengaku senang atas raihan keberhasilan acara ini.
“Ikhtiar kita untuk membumikan matematika agar tetap terjaga dan selalu
semangat. Kendati dengan biaya seikhlasnya, kita mampu menghadirkan
kompetisi matematika yang berbobot. Insyaallah ke depannya terjadi
pemerataan dalam menjaring pelajar berprestasi hingga ke pelosok desa,”
ujar dia.

0 Comments: