![]() |
| Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengunjungi Museum Multatuli di kawasan Rangkasbitung, Lebak, banten, Minggu (11/2). (Dok PKB) |
LEBAK
- Tokoh Nasional Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menghadiri
peresmian Museum Multatuli di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu, 11
Februari 2018 pagi. Panglima Santri Nusantara dan rombongan disambut
oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya di Pendopo Bupati.
Usai silaturahim, Cak Imin bersama bupati Lebak langsung menuju
Musuem Multatuli. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga
berkesempatan melihat hasil karya Multatuli setelah diresmikan.
Dalam konferensi Pers bersama awak media, Cak Imin mengungkapkan
kekagumannya pada sosok Multatuli yang dalam karya-karyanya mengkritik
praktek kolonialisme di Indonesia. Menurut pria asal Jombang itu,
Multatuli mengajarkan pada umat manusia bahwa kemanusiaan nomor satu
dibanding apapun dibumi ini.
"Multatuli mengajarkan bahwa kemanusiaan nomor satu dibanding apapun di bumi ini," kata Cak Imin.
Cak Imin juga meminta pada Bupati Lebak untuk mengajak masyarakat dan
jajaran Pemerintahan kabupaten Lebak untuk belajar sejarah, yang salah
satunya belajar pada Multatuli lewat Museum ini.
"Saya kira buk Bupati juga nantinya bisa menginstruksikan pada
jajaran birokrat untuk belajar sejarah di Museum Multatuli ini," tambah
Cak Imin.
Sekadar informasi, Multatuli merupakan nama pena dari Eduard Douwes
Dekker yang dikenal sebagai penulis novel Max Havelaar (1860). Novel
tersebut menginspirasi perlawanan rakyat Indonesia melawan praktek
kolonialisme di Indonesia.

0 Comments: