
Elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Provinsi Jawa Timur
menggusur PDI Perjuangan. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dirilis
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Jum`at, 2 November 2018.
Partai yang dipimpin Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ini
menempati peringkat pertama dengan meraup suara sebesar 21,7 persen.
Kemudian, PDI Perjuangan di peringkat kedua dengan perolehan suara 21,0
persen.
Sementara, Partai Golkar meraup suara 5,2 persen dan Gerindra 4,6
persen. Selanjutnya, Partai Demokrat 3,6 persen, Perindo 1,7 persen, PPP
1,7 persen, PAN 1,4 persen, Partai Nasdem 0,8 persen, PKS 0,7 persen,
PBB 0,3 persen, PSI 0,3 persen dan Partai Hanura 0,2 persen.
"PKB unggul tipis di Provinsi Jawa Timur," kata Peneliti Senior LSI,
Adjie Alfaraby dalam konferensi pers di Jakarta, Jum`at, 2 November
2018.
Partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) itu, jelasnya,
telah berhasil menggeser dominasi PDIP pada Pemilu 2014 silam. "Jadi ada
perubahan dan naik turunnya (kekuatan) Parpol di Jatim. PKB sementara
mengambil posisi pertama dari pemenang PDIP di tahun 2014," pungkasnya.
Diketahui, survei elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2019
dilaksanakan pada 4-14 Oktober 2018 dengan melibatkan 600 responden di
Provinsi Jawa Timur. Margin of Error sebesar 4,1 persen.
Selain di Jatim, LSI juga melakukan survei yang sama di 9 Provinsi
lainnya seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Sumatera
Utara, Riau, Lampung, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan.
0 Comments: