JAKARTA - Ketua
Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
menilai bahwa Indonesia akan lebih baik jika warga Nahdliyyin di
Indonesia bersatu dan memimpin Indonesia.
Menurut Cak Imin, NU memiliki basis massa yang sangat besar dan
berperan penting bagi masa depan Indonesia ditengah tantangan yang luar
biasa hebat baik dari dalam negeri maupun internasional.
"Kita menghadapi perubahan internasional dan nasional yang luar biasa
saat ini. Yang bisa mengatasi ini adalah kelompok-kelompok yang
memiliki ideologi yang jelas, cita-cita yang jelas, kelompok itu adalah
kita (NU),” ujar Cak Imin di kantor DPP PKB Jakarta, Rabu 31 Januari
2018.
Ia yakin jika dawuh mantan Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus
Dur yang menyebut Indonesia akan baik jika dipimpin oleh NU sesuai
dengan fakta yang terjadi saat ini.
"Hari ini, kita mulai merasakan apa yang dikatakan Gus Dur," tegasnya.
Cak Imin menyebutkan tiga alasan mengapa NU menjadi kekuatan bangsa
Indonesia ke depannya dalam menghadapi berbagai tantangan. Pertama,
konflik interest atau friksi di tubuh NU tidak terlalu besar.
"Kedua, jabatan politik yang memang habis-habisan direbut dengan
menghalalkan segala cara, NU tidak melakukan itu. Kita sering di-bully, tetapi kita tidak pernah mem-bully," ungkap dia.
Ketiga, lanjut Cak Imin, NU mempunyai kekuatan ideologi. NU, kata
dia, lahir dengan ideologi yang jelas, termasuk perjuangan politiknya.
"Dari awal, NU selalu berkomitmen menjaga pilar-pilar kebangsaaan
(Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI)," pungkas dia.

0 Comments: