Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mendorong agar kursi pimpinan
DPR ditambah 2 tidak hanya diberikan kepada PDIP dalam revisi UU MD3.
Selain menambah 2 kursi pimpinan DPR, PKB juga mengusulkan pimpinan MPR
bertambah juga menjadi 2 kursi.
Wasekjen PKB Lukman Edy mengatakan pihaknya telah menyiapkan nama
untuk mengisi posisi pimpinan DPR atau MPR. Nama yang dipilih adalah
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
"Apakah DPR atau MPR tetap Cak Imin. Kalau 1 Cak Imin, kalau 2 kita
cari 1 lagi. Yang paling ideal penambahan 2 di DPR dan 2 MPR," kata
Lukman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1).
Terkait usulan menambah 2 kursi pimpinan DPR dan MPR, Lukman
berpandangan tidak ada ketentuan penambahan hanya diberikan kepada
partai pemenang Pemilu. Jika kursi pimpinan DPR atau MPR ingin diberikan
kepada PDIP, maka pasal terkait ketentuan itu harus direvisi terlebih
dahulu.
Oleh sebab itu, kata Lukman, penambahan kursi pimpinan dewan
seharusnya tidak hanya diberikan kepada PDIP tetapi juga kepada partai
yang mampu membangun koalisi besar terkait pasal tersebut.
"Kecuali kalau revisi mengganti pasal itu mengembalikan ketentuan
berkenaan dengan siapa yang paling banyak kursinya di DPR otomatis
posisi pimpinan DPR seperti sebelum periode ini," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo mengatakan
pembahasan revisi UU MD3 soal penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR
sudah hampir mencapai kesepakatan. Pimpinan DPR kemungkinan akan
bertambah 1 kursi untuk PDIP dan MPR bertambah 2 kursi.
Satu kursi di MPR akan diperuntukkan bagi PDIP. Sementara 1 kursi MPR
lainnya belum diputuskan. "Sudah hampir putus satu di DPR, dua di MPR,"
kata Bamsoet.
Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menuturkan, komunikasi dengan
fraksi-fraksi partai di DPR akan terus dilakukan untuk mencapai titik
temu. Dia memastikan pembahasan revisi UU MD3 akan selesai pada masa
sidang sekarang.
Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/pkb-ingin-tambah-kursi-pimpinan-dpr-atau-mpr-untuk-cak-imin.html

0 Comments: