Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi
membuka posko pelayanan paspor elektronik di Lapangan Monas Jakarta.
Sebanyak 2.000 warga pun rela mengantre untuk membuat paspor.
Dirjen Imigrasi Ronny
F Sompie menyatakan, berjanji akan memberikan solusi pembuatan
pelayanan paspor bagi masyarakat yang belum mendapatkan paspor di acara
ini.
"Kami akan cari solusi agar bisa menampung ini," ujar Ronny di acara
Festival Imigrasi di Lapangan Monas Jakarta, Minggu (21/1/2018).
Ronny menyatakan, antusiasme masyarakat DKI Jakarta cukup tinggi. Banyak warga yang sudah mengantre sejak pukul 05.00 WIB.
"Informasinya sudah 2.000 (yang antre)," kata dia.
Ronny mengatakan bahwa pembuatan paspor merupakan rangkaian acara
dalam memperingati HUT ke-68 Imigrasi. Pembuatan paspor tersebut, kata
dia sudah dilaksanakan sejak tiga hari lalu di sejumlah wilayah di
Jakarta.
Selain pelayanan paspor, Ditjen Imigrasi juga
mengadakan kegiatan edukasi dan pelayanan keimigrasian lain yang
diberikan kepada masyaraka, di antaranya kegiatan seni budaya, fun walk,
dan expo negara sahabat.
"Ini hari keempat (pembuatan paspor). Artinya minggu yang keempat
dilaksanakan dalam rangka hari bakti ke 68 dengan kuota 1.600," ucap
dia.
Menurut dia, adanya posko pelayanan paspor tersebut dapat
dimanfaatkan oleh masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk mengurus
dikarenakan kesibukan kerja.
Diprediksi Membeludak
Humas Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menyatakan, syarat dan ketentuan
bagi pemohon paspor elektronik di antaranya adalah, hanya melayani
pemohonan baru paspor elektronik dan penggantian dari paspor biasa ke
elektronik atau elektronik ke elektronik. Penggantian paspor karena
hilang atau rusak pun tidak akan dilayani.
"Pemohonan paspor melampirkan KTP elektronik, KK, akte
Lahir/ijazah/buku nikah, dan paspor Lama bila sudah memiliki (Asli dan
Fotokopi ukuran A4, dengan membayar biaya Rp 655.000," ujar kepada Liputan6.com, Sabtu 20 Januari 2018.
Dia mengaku sudah mengantisipasi jika animo masyarakat membludak. Ia
menegaskan, keamanan tetap akan terjaga dan tidak akan ada calo-calo
yang berkeliaran. Karena pemohon sendiri yang harus datang ke sana
dengan membawa dokumen lengkapnya.
"Gak ada calo, gak mungkin calo, kan harus nunjukin KTP-nya yang dateng dan dokumen yang lain," tegas Agung.
Sumber : liputan6.com ( http://news.liputan6.com/read/3233510/imigrasi-janjikan-solusi-warga-gagal-buat-paspor-di-festival )


0 Comments: